Most Visited

  • Sigap dan Tulus, Polwan Polres Bojonegoro Dampingi Calon Haji Lansia Menuju Bus

    • Admin News1
    • 21 May, 2025
  • Wujudkan Asta Cita, Polres Ngawi Berbagi Makanan Bergizi dan Susu di Taman Kanak - kanak

    • Admin News1
    • 21 May, 2025
  • Polda Jabar Amankan Dua Pelaku Judi Online di Tangerang

    • Admin News1
    • 21 May, 2025

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Home
  • News
  • Nasional
  • Sport
    • Home

    Satreskrim Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Jual Beli Bahan Peledak Selama Ramadan

    Info Terbaru
    • Admin News 2
    • Apr 17, 2024
    • 1 min read
    Satreskrim Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Jual Beli Bahan Peledak Selama Ramadan

    jatim.wargaenamdua.com -

    Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil melakukan ungkap kasus perdagangan bahan peledak jenis serbuk mercon selama Ramadan 2024. Dari lima laporan polisi terdapat enam tersangka diamankan.


    Hasil ungkap tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Agus Sobarnapraja pada wartawan, Rabu (17/4/2024). Paling menonjol kasus jual beli bahan peledak jenis serbuk mercon yang diungkap ada dua.


    Yakni kasus jual beli melalui media online yang dilakukan oleh tersangka E.F.I., pria berusia 25 tahun, dengan lokasi di wilayah Jeruk Gamping, Krian, barang bukti yang diamankan polisi dari tersangka antara lain, 186 buah mercon atau petasan renteng diameter 2 cm dengan panjang 3 meter, 530 buah petasan cabe, 102 buah mercon atau petasan (renteng) diameter 1 cm dengan panjang 1 meter, 2 bungkus ukuran 0,5 kg berisi serbuk arang serta 2 buah kardus bekas (bungkus mercon/petasan).


    Kemudian, kasus menonjol berikutnya adalah terjadi pada 21 Maret 2024 di Desa

    Sarirogo, Sidoarjo Kota dan Desa Wedi, Gedangan. Dengan tersangka 3 Dewasa dan 2 anak bawah umur.

    "Barang bukti yang kami peroleh adalah 16 Kg bubuk mesiu/mercon dan mercon rentengan siap edar sebanyak satu renteng," ujar Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Agus Sobarnapraja.


    Untuk motif kasus di Desa Wedi, Gedangan ini menurut Kompol Agus Sobarnapraja bahwa Pelaku Sdr. M.H.A ingin mendapatkan keuntungan antara Rp.30.000 sampai dengan Rp.50.000 per kilogram dari hasil menjual petasan, yaitu dari harga kulakan serbuk mercon Rp.170.000 per kilogram dijual Rp.200.000 sampai dengan Rp.220.000.



    Terkait ancaman hukuman atas perbuatan yang dilakukan para tersangka, dikenakan ancaman penjara paling lama dua puluh tahun sesuai Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951.

    Related Post

    • editor
    • Thu 03, 2025

    Warga Perum MCG Antusias Tanam Sayur Hidroponik Dukung Ketahanan Pangan

    • Admin News 2
    • Wed 01, 2025

    Forkopimda Sidoarjo Berikan Rasa Aman dan Nyaman Ibadah saat Imlek

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Sigap dan Tulus, Polwan Polres Bojonegoro Dampingi Calon...

      • 21 May, 2025
    • Wujudkan Asta Cita, Polres Ngawi Berbagi Makanan Bergizi...

      • 21 May, 2025

    Hubungi Kami

    • Indonesia
    • +6282111107673
    • muhammadteukusamudra@gmail.com
    © 2025 All right reserved by Warga 62